"PIPA BAJA PADUAN HT"ASTM A335 GR P22- SCH 80 . ASME B36.10 PLAIN ENDS (QUANTITIES UNIT : M)" adalah serangkaian spesifikasi teknis yang menjelaskan pipa baja paduan. Mari kita analisis satu per satu:
PIPA BAJA PADUAN HT:
"PIPE" berarti pipa, dan "ALLOY STEEL" berarti baja paduan. Baja paduan adalah baja yang mengandung satu atau lebih unsur paduan (seperti kromium, molibdenum, tungsten, dll.) dan memiliki sifat-sifat unggul seperti ketahanan terhadap suhu tinggi, ketahanan terhadap korosi, dan kekuatan.
"HT" biasanya merujuk pada persyaratan suhu tinggi, yang menunjukkan bahwa baja pipa ini cocok untuk lingkungan bersuhu tinggi.
ASTM A335 GR P22:
Ini adalah deskripsi tentang standar dan tingkatan material pipa.
ASTM A335adalah standar yang dikembangkan oleh American Society for Testing and Materials (ASTM) untuk pipa baja paduan tanpa sambungan, khususnya untuk lingkungan suhu tinggi dan tekanan tinggi.
GR P22 adalah kelas material spesifik di bawah standar ini, di mana "P22" menunjukkan komposisi kimia dan persyaratan kinerja material pipa. Baja paduan P22 biasanya mengandung unsur kromium (Cr) dan molibdenum (Mo), memiliki kekuatan suhu tinggi dan ketahanan korosi yang baik, serta cocok untuk lingkungan suhu tinggi.
SCH 80:
Ini merujuk pada tingkat ketebalan dinding pipa, dan "SCH" adalah singkatan dari "Schedule".
SCH 80 berarti ketebalan dinding pipa relatif tebal dan dapat menahan tekanan internal yang tinggi. Untuk pipa SCH 80, ketebalan dindingnya lebih besar dibandingkan pipa dengan diameter yang sama, yang dapat meningkatkan kapasitas menahan tekanan dan ketahanan terhadap benturan.
ASME B36.10:
Ini adalah standar yang dikembangkan oleh American Society of Mechanical Engineers (ASME) yang menetapkan ukuran, bentuk, toleransi, berat, dan persyaratan lain dari pipa baja. B36.10 secara khusus menargetkan diameter luar, ketebalan dinding, dan parameter lain dari pipa baja karbon dan baja paduan tanpa sambungan dan pipa las untuk memastikan standardisasi dan konsistensi produk perpipaan.
UJUNG POLOS:
"Ujung Polos" merujuk pada pipa tanpa ujung yang diproses atau disambung, biasanya dengan permukaan potongan yang halus. Dibandingkan dengan pipa dengan sambungan berulir atau berflensa, pipa ujung polos biasanya digunakan dalam aplikasi yang membutuhkan sambungan las.
SATUAN KUANTITAS: M:
Ini menunjukkan bahwa satuan ukuran untuk produk tersebut adalah "meter", artinya, kuantitas pipa diukur dalam meter, bukan satuan atau satuan lainnya.
Pipa yang dijelaskan dalam uraian ini adalah pipa baja paduan suhu tinggi yang memenuhi standar ASTM A335 GR P22, dengan ketebalan dinding SCH 80 dan memenuhi standar ukuran ASME B36.10. Ujung pipa polos (tanpa ulir atau flensa), panjangnya diukur dalam meter, dan cocok untuk sistem perpipaan di lingkungan dengan suhu, tekanan, dan korosif yang tinggi.
Waktu posting: 10 Desember 2024